0 %

May 2017 / MONTHLY ARCHIVES

emagz-promo-extra-sale

HIJUP Ramadhan Extra Sale 20% for All Sale Item

Published in Entertainment
by Anastasia Gretti Schender

emagz-promo-extra-sale

shop-here-button-05

Ingin mendapatkan kejutan di bulan Ramadhan? Buka HIJUP.com sekarang, karena HIJUP sedang mengadakan HIJUP Ramadhan Extra Sale! Kamu akan mendapatkan ekstra diskon 20% untuk seluruh produk diskon yang ada di HIJUP.com. Penawaran ini berlangsung dari tanggal 30 Mei hingga 4 Juni 2017. Tunggu apa lagi, jangan sampai kehabisan!

tarawih

Berapa Jumlah Rakaat Tarawih yang Benar?

Published in Faith
by Hafsyah

Salat tarawih sangat identik dengan Ramadhan, karena memang hanya di bulan suci ini kita bertemu dengan Tarawih. Namun yang masih menjadi pertanyaan adalah berapakah rakaat Salat Tarawih seharusnya? 11 atau 23 rakaat?

tarawih

Pertama-tama, yang perlu dijelaskan adalah bahwa Salat tarawih merupakan qiyamul lail (salat malam) yang merupakan satu ‘kategori’ dengan Salat Tahajud, Salat Istikharah, dan lain-lain. Dalam berbagai riwayat, tidak ditemukan keterangan yang menyebut Salat Tarawih secara harfiah, melainkan qiyamul lail di bulan Ramadhan, sebagaimana tercantum dalam hadits dari Abu Dzar RA:

مَنْ قَامَ مَعَ اْلإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَة

“Barang siapa qiyamul lail bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya (pahala) qiyam satu malam (penuh).” [HR Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Ibn Majah, Nasa’i, dan lain-lain]

Dan dari Abudrrahman bin Auf RA:

قِيَامَهُ فَمَنْ صَامَهُ وَقَامَهُ إِعيمَانًا وَاحْتِسَابًا خَرَجَ مِنَْ الذُّنُوبْ كَيَوْم وَلَدَتْهُ أُمُّه

“Barang siapa berpuasa Ramadhan dan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka ia (pasti) keluar dari dosa-dosanya sebagaimana pada hari ia dilahirkan oleh ibunya.(HR : Ahmad, Ibnu Majah. Al Bazzar, Abu Ya’la dan Abdur Razzaq meriwayatkannya dari Abu Hurairah.)

Lalu bagaimanakah Rasulullah SAW melakukan Salat Tarawih? Rasulullah SAW Salat Tarawih sejumlah 11 rakaat, dengan pembagian dua rakaat atau empat rakaat. Aisyah Radhiyallahu anhuma ditanya: “Bagaimana shalat Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada bulan Ramadhan?” Dia menjawab, “Beliau tidak pemah menambah -di Ramadhan atau di luarnya- lebih dari 11 raka’at. Beliau shalat empat rakaat, maka jangan ditanya tentang bagusnya dan lamanya. Kemudian beliau shalat 3 raka’at.” [HR Bukhari] Riwayat lain menyebutkan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat empat raka’at dengan dua kali salam, kemudian beristirahat. Hal ini berdasarkan keterangan Aisyah Radhiyallahu anhuma, “Adalah Rasulullah melakukan shalat pada waktu setelah selesainya shalat Isya’, hingga waktu fajar, sebanyak 11 raka’at, mengucapkan salam pada setiap dua raka’at, dan melakukan witir dengan satu raka’at.” [HR Muslim].

Juga berdasarkan keterangan Ibn Umar Radhiyallahu anhuma, bahwa seseorang bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana shalat malam itu?” Beliau menjawab,

مَشْنَى مَشْنَى فَإِذَا خِفْتَ الصُّبْحَ فَأَوْتِِرْ بِوَا حِدَةِ

“Yaitu dua raka’at-dua raka’at, maka apabila kamu khawatir (masuk waktu) shubuh, berwitirlah dengan satu raka’at. [HR Bukhari]

Lalu bagaimana munculnya Salat Tarawih 23 rakaat? Salat Tarawih 23 rakaat mulai dilaksanakan pada masa kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa melakukan salat malam dengan bacaan yang panjang dalam setiap rakaat. Di zaman setelah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, orang-orang begitu berat jika melakukan satu rakaat begitu lama. Akhirnya, Umar memiliki inisiatif agar salat tarawih dikerjakan dua puluh raka’at agar bisa lebih lama menghidupkan malam Ramadhan, namun dengan bacaan yang ringan.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Tatkala ‘Umar mengumpulkan manusia dan Ubay bin Ka’ab sebagai imam, dia melakukan shalat sebanyak 20 raka’at kemudian melaksanakan witir sebanyak tiga rakaat. Namun ketika itu bacaan setiap raka’at lebih ringan dengan diganti rakaat yang ditambah. Karena melakukan semacam ini lebih ringan bagi makmum daripada melakukan satu raka’at dengan bacaan yang begitu panjang.” (Majmu’ Al Fatawa, 22/272)

Maka, melaksanakan Tarawih 23 rakaat pun tidak salah karena perbuatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah mengkhususkan ucapan beliau sendiri, sebagaimana hal ini telah diketahui dalam ilmu ushul. SNabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah melarang menambah lebih dari 11 raka’at. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Shalat malam di bulan Ramadhan tidaklah dibatasi oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan bilangan tertentu. Yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah beliau tidak menambah di bulan Ramadhan atau bulan lainnya lebih dari 13 raka’at, akan tetapi shalat tersebut dilakukan dengan raka’at yang

Selain itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak memerintahkan para sahabat untuk melaksanakan shalat malam dengan 11 raka’at. Seandainya hal ini diperintahkan tentu saja beliau akan memerintahkan sahabat untuk melaksanakan shalat 11 raka’at, namun tidak ada satu orang pun yang mengatakan demikian. Oleh karena itu, tidaklah tepat mengkhususkan dalil yang bersifat umum yang telah disebutkan di atas. Dalam ushul telah diketahui bahwa dalil yang bersifat umum tidaklah dikhususkan dengan dalil yang bersifat khusus kecuali jika ada pertentangan. Wallahu ‘alam.

emagz-df-NRH-NABILIA

Designer Focus: NRH X Nabilia

Published in Fashion
by Anastasia Gretti Schender
Busana muslim dengan gaya basic memang sudah menjadi fashion item wajib bagi para wanita muslim. Salah satu brand busana muslim yang menyediakan pakaian basic adalah NRH X Nabilia. Tak seperti pakaian basic pada umumnya, NRH X Nabilia memiliki detail tersendiri yang menjadi ciri khasnya yakni basic with a twist.
Berdiri sejak tahun 2011, brand ini melakukan sebuah rebranding pada tahun 2015 menjadi NRH X Nabilia. Nabila Hatifa dan Nalia Rifika merupakan kakak beradik yang membangun brand ini karena ketertarikan dengan dunia fashion. Tak hanya itu saja,  Nabila Hatifa dan Nalia Rifika juga memiliki misi mulia yakni mandirikan dan membuka lapangan kerja untuk orang lain, serta mengajak lebih banyak lagi muslimah untuk menggunakan hijab.
Untuk koleksinya kali ini NRH X Nabilia mengusung tema GLAVNAYA yang di ambil dari bahasa Rusia dan memiliki arti home. Arti tersebut diterjemahkan dalam detail dan siluet yang diambil dari bentuk dan lekuk rumah (structured). Di ambil dari inspirasi kayu, bahan yang digunakan bertekstur linennamun tetap ringan dan nyaman. Kesan ringan, nyaman ini diartikan seperti rasa aman dan nyaman yang dirasakan ketika kita di rumah. Dapatkan berbagai koleksi dari NRH X Nabilia hanya di HIJUP.com. Klik disini
NRH x Nabilia 3

Elodie Top

shop-here-button-05
NRH x Nabilia 2

Iggy Pants

shop-here-button-05

NRH x Nabilia

Esme Vest

shop-here-button-05

leksinya GLAVNAYAdiambil dr kata ‘glavnaya’ bahasa rusia, yg artinya homeDalam koleksi ini detail sm silhouettenya diambil dr bentuk dan lekuk rumah (stuctured). Bahan yg digunakan bertekstur linen (kayu) namun ttp ringan dan nyaman. Kesan ringan, nyaman ini diartikan seperti rasa aman dan nyaman yang dirasakan ketika kita di rmh.

Promo-BNI-(emagz)

Shop in HIJUP, Get Cash Back Rp 50.000 with BNI Credit Card

Published in Entertainment
by Anastasia Gretti Schender

Promo-BNI-(emagz)shop-here-button-05

HIJUP berkerja sama dengan Bank BNI kini memberikan sebuah penawaran menarik untuk para pelanggan setianya. Dengan berbelanja minimal Rp 250.000 menggunakan BNI Credit Card, maka kamu akan langsung mendapatkan cashback sebesar Rp 50.000. Promo ini berlangsung dari tanggal 20 Mei hingga 20 Agustus 2017. Tunggu apa lagi, belanja sekarang!

 

EMAGZ-promo-hijupxsoftex

Belanja Sekarang dan Dapatkan Softex Daun Sirih Gratis!

Published in Entertainment
by Anastasia Gretti Schender

EMAGZ-promo-hijupxsoftex

 

shop-here-button-05

 

Daun sirih merupakan salah satu bahan antiseptik alami yang diandalkan untuk menjaga kesehatan daerah kewanitaan. Salah satu produk yang memiliki teknologi tersebut adalah Softex Daun Sirih. Belum mencobanya? Yuk coba sekarang! Hanya dengan berbelanja di HIJUP.com tanpa minimum order, kamu akan langsung mendapatkan 1 pouch Softex Daun Sirih. Promo ini berlangsung dari tanggal 25 Mei hingga 24 Juni 2017. Tunggu apa lagi, shop now!

HIJUPXRumahquran-(REVISI03)

HIJUPxUrbanSyiar Bangun Rumah Quran Ke-6

Published in Fashion
by Hafsyah

Peggy Melati Sukma dan komunitas dakwah Urban Syiar aktif menggalakkan berbagai kegiatan sosial-kemanusiaan. Salah satunya adalah Aku Mengaji. Aku Mengaji digagas untuk memberantas buta asara Quran dan membumikan Alquran. Gerakan ini berangkat dari temuan fakta mencengangkan bahwa masih banyak muslim di Indonesia yang tidak bisa membaca Alquran. Alasannya macam-macam, tidak punya akses kepada pengajaran Alquran, pernah belajar namun lupa, dan lain-lain.

HIJUPXRumahquran-(REVISI03)

Untuk itu, Urban Syiar yang dimotori Peggy Melati Sukma menggerakkan pembangunan Rumah Quran di berbagai daerah. Tak main-main, targetnya membangun 99 Rumah Quran di seluruh Indonesia, sejumlah Asmaul Husna. Wilayah yang menjadi sasaran pembangunan Rumah Quran adalah daerah tingkat III (daerah tingkat/dati I = kotamadya, dati II = kabupaten). Alhamdulillah sejauh ini telah terbangun 5 Rumah Quran di berbagai daerah, antara lain:
– Rumah Belajar Al Qur’an Ar Rahman di desa Sindangsari, Lebak, Banten
– Rumah Belajar Al Qur’an Ar Rahiim di desa Punti, Bima, NTN
– Rumah Belajar Al Qur’an Al Malik di desa Mulyoagung, Bojonegoro, JawaTimur
– Rumah Belajar Al Qur’an Al Quddus di desa Harapan Jaya, Cibinong, Jawa Barat
– Rumah Belajar Al Qur’an As Salam di desa Alu Ketapang, Pidie Jaya, Aceh

Bertepatan dengan ulang tahun yang ke-6, HIJUP bersama Urban Syiar menggelar penggalangan dana dari para customer HIJUP untuk pembangunan Rumah Quran ke-6 di Karawang atau Lampung. Donasi akan dikumpulkan melalui rekening khusus sebagai modal pembangunan. Donatur akan menerima bingkisan menarik dari Peggy Melati Sukma berupa buku-buku inspiratifnya atau busana eksklusif sebagai tanda terima kasih. Mari berpartisipasi dalam kegiatan amal ini. Insya Allah tercatat sebagai amal jariyah yang pahalnya senantiasa mengalir selagi manfaatnya terasa.

hands copy

Pentingnya Manfaat Daun Sirih Alami untuk Area Kewanitaan

Published in Beauty, Inspiration
by Anastasia Gretti Schender

Daun sirih merupakan tanaman asli Indonesia yang sudah terkenal khasiatnya. Manfaatnya yang begitu banyak membuat daun sirih sering dijuluki sebagai tanaman obat, karena mampu untuk mengobati berbagai penyakit seperti batuk, bau mulut, bahkan sampai keputihan.

Tidak heran bila kandungan daun sirih selalu diandalkan untuk kesehatan area kewanitaan. Tanaman yang memiliki aroma sangat khas ini ternyata mengandung antiseptik yang berasal dari turunan zat bernama fenol yang disebut kavikol. Yang membuat kavikol unggul dibanding antiseptik lainnya adalah kemampuannya yang lebih kuat lima kali lipat dari antiseptik pada fenol biasa.

hands copy

Perlindungan antiseptik alami sangat dibutuhkan wanita Indonesia. Iklim tropis yang cenderung panas, membuat tubuh mudah lembab terutama pada area kewanitaan. Kondisi yang lembab tentu dapat membuat pertumbuhan bakteri meningkat sehingga dapat menimbulkan gatal, iritasi, bahkan sampai keputihan. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah memberikan perlindungan lebih pada area kewanitaan.

Softex Daun Sirih merupakan jawaban bagi para wanita yang hidup di iklim tropis. Beberapa keunggulan lain yang perlu kamu ketahui diantaranya:

1. Teknologi Perlindungan Daun Sirih

Softex Daun Sirih dengan esktrak daun sirih alami, efektif menghambat pertumbuhan bakteri.

2. Menyerap dalam 1 detik

Dengan kemampuan menyerap cairan dalam 1 detik, permukaan tetap kering dan nyaman. Jadi kita bisa bebas bergerak sepanjang hari.

3. Teruji Klinis Hypoallergenic

Softex Daun Sirih telah teruji klinis oleh Australian Dermatologist sebagai pembalut yang aman untuk kulit sensitive wanita. Jadi tidak perlu takut untuk mencobannya.

4. Bersertifikasi HALAL

Selain telah teruji klinis di luar negeri, Softex Daun Sirih juga sudah mendapatkan Sertifikasi HALAL dari Lembaga Majelis Ulama Indonesia.

Inovasi terbarunya, Softex Pantyliner Daun Sirih Longer and Wider. Dengan ukuran lebih lebar dan panjang sampai dengan 18 cm, sangat cocok untuk dipakai pada masa terakhir haid, hari-hari biasa, dan untuk menjaga kebersihan selama sholat. Jangan lupa, gantilah pembalut dan pantyliner setiap 3 jam agar selalu bersih dan sehat. Jadi, tunggu apalagi? Yuk jaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaanmu dengan Softex Daun Sirih agar bersih, sehat dan bebas worry!

ramadhan2

Sunnah-Sunnah Bulan Ramadhan

Published in Faith
by Hafsyah

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Allah SWT melipatgandakan berbagai pahala atas amalan-amalan wajib dan sunnah. Selain puasa yang wajib di bulan Ramadhan, ada banyak amalan-amalan sunnah dengan pahala berlipat ganda di bulan Ramadhan. Apa sajakah sunnah-sunnah di bulan Ramadhan?

ramadhan2

1. Salat Tarawih

Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari & Muslim)

Qiyam Ramadhan yang dimaksud di sini adalah salat tarawih. Rasulullah SAW juga pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu Beliau bersabda, Siapa yang salat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.” (HR. An-Nasai)

2. Sahur

Salah satu cobaan bulan Ramadhan adalah bangun sahur. Ketika kita sedang tertidur lelap, kita harus bangun melawan kantuk dan makan. Bagi sebagian orang, ini amat sulit dilakukan karena sebagian orang tidak terbiasa langsung makan begitu bangun tidur. Namun, Rasulullah SAW menekankan pentingnya sahur, walau hanya dengan seteguk air. Sahur adalah makanan berkah, maka jangan kalian tinggalkan walaupun hanya seteguk air, karena Allah dan para malaikat bershalawat atas orang-orang yang sahur.” (HR Ibnu Syaibah dan Ahmad)

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda, “Makan sahurlah kalian, karena pada makan sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Ahmad & An-Nasai)

Dalam sahur, disunnahkan bagi kita untuk mengakhirkan waktu sahur. Dari Sahl bin Sa’d RA: Saya pernah makan sahur bersama keluarga saya, kemudian saya bersegera untuk mendapatkan sujud bersama Rasulullah SAW.” (HR. Bukhari). Kemudian dari Za’id bin Tsabit RA: “Kami makan sahur bersama Nabi SAW kemudian Beliau berdiri untuk salat subuh. Anas bin Malik bertanya kepadanya, berapa jarak antara adzan dengan sahur? Zaid bin Tsabit RA menjawab, kurang lebih selama bacaan lima puluh ayat.” (HR. Bukhari & Muslim)

3. Menyegerakan berbuka

Ketika adzan maghrib berkumandang, disunnahkan bagi kita untuk menyegerakan berbuka puasa. Bahkan mendahulukan berbuka puasa daripada salat maghrib. Manusia sentiasa dalam kebaikan selagi mereka menyegerakan berbuka puasa.” (HR. Bukhari & Muslim).

Dari Anas bin Malik r.a.: Bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Apabila telah dihidangkan makan malam, maka makanlah sebelum kamu menunaikan salat maghrib, dan jangan kamu tergopoh-gapah ketika makan malam kamu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Selain itu, dari Abdullah bin Umar, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila dihidangkan makan malam seseorang kamu, sedangkan salat (jamaah) telah didirikan, maka mulailah dengan makan malam. Janganlah dia tergopoh-gopoh hingga dia selesai.” (HR Bukhari dan Muslim).

 

4. Memberi makanan buka puasa

Salah satu sunnah lain di bulan Ramadhan adalah memberi makan bagi orang berpuasa. Hikmah sunnah ini adalah untuk menumbuhkan jiwa sosial dan kedermawanan umat Islam. Dari Yazid bin Khalid Al Juhanniy RA, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barangsiapa memberi makanan untuk orang yang berpuasa, maka ia memperoleh pahala seperti pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa itu.” (H.R Turmudzi)

Dari Anas RA bahwasanya Nabi Muhammad SAW datang ke tempat Sa’ad bin Ubadah RA. kemudian ia menghidangkan roti dan mentega, maka Beliau pun memakannya serta bersabda: “Telah berbuka di tempatmu orang-orang yang berpuasa, dan memakan makananmu orang-orang yang baik serta malaikat mendoakan kamu.” (H.R Abu Dawud)

Jadwal-Imsakiyah-(Cover-Emagz)

Jadwal Imsakiah Ramadhan 2017 DKI Jakarta

Published in Faith
by Anastasia Gretti Schender

Ramadhan 2017 telah tiba. Siapkan dirimu untuk lebih disiplin dalam beribadah di bulan Ramadhan 2017. Untuk melengkapi jadwal ibadahmu, berikut jadwal imsakiyah Ramadhan 2017 DKI Jakarta!

Jadwal-imsakiyah(poster)

emagz-sahur-sale

Jangan Lewatkan HIJUP Sahur Sale 2017!

Published in Entertainment
by Anastasia Gretti Schender

emagz-sahur-sale

 

shop-here-button-05

 

Memasuki bulan Ramadhan 1438 H, HIJUP kembali memberikan kejutan bagi para wanita muslim yang ini tampil modest dan stylish. HIJUP mengadakan HIJUP Sahur Sale yang berlangsung hanya 9 jam! Sahur Sale ini berlangsung dari tanggal 26 Mei 2017 pada pukul 21.00 hingga 27 Mei 2017 pukul 06.00. Yang bikin Sahur Sale semakin menarik adalah semakin banyak kamu membeli, semakin banyak diskon yang kamu dapatkan.

Beli 1, kamu mendapatkan diskon 10%

Beli 2 atau lebih, kamu mendapatkan diskon 15%

Gunakan kode voucher: SahurSale (tidak berlaku pada produk sale)

Yuk mulai pilih berbagai produk yang kamu inginkan! Happy fasting and happy shopping!

emagz-df-heaven-sent

Designer Focus: Heaven Sent

Published in Fashion
by Anastasia Gretti Schender

Memberikan warna baru dalam dunia fashion muslim Indonesia, Heaven Sent yang didirikan pada tahun 2015 menawarkan kepadamu berbagai koleksi busana muslim dengan tampilan casual hingga formal. Heaven Sent merupakan brand yang mengedepankan konsep modest wear atau busana muslim yang simple, feminine, dan modern. Konsep dan karakter tersebut selalu ada dan terwakilkan dalam setiap produknya. Produk dari Heaven Sent sendiri sangat beragam, mulai dari daily wear seperti dress hingga blouse. Hal ini membuatmu dengan mudah dapat barganti gaya setiap harinya menggunakan produk yang disediakan oleh Heaven Sent.

Yohan Kustanto sebagai pendiri dari brand Heaven Sent selalu memberikan sentuhan cantik pada setiap desainnya. Hal tersebut biasanya diterapkan pada potongan asimetris, aksen ruffle, hingga renda. Kombinasi tersebut menjadi nilai tambah yang mempercantik tampilannya. Berbagai koleksi dari Heaven Sent yang tampak daily ini dapat kamu padu padankan sebagai gaya sehari-hari, untuk kuliah, ke kantor, hang out, ataupun berbagai kesempatan casual lainnya. Kamu dapat memiliki koleksi dari Heaven Sent hanya di HIJUP.com

shop-here-button-05

maaf-300x186

Hukum Bermaafan Sebelum Ramadhan

Published in Faith
by Hafsyah

Menjelang Ramadhan tiba, kita lazim mendapati teman dan saudara yang bermaaf-maafan. Kebiasaan ini menyebar luas, bahkan menjadi tradisi jelang Ramadhan, terutama Ramadhan 2017. Sebenarnya, bagaimana hukum bermaaf-maafan sebelum Ramadhan? Adakah Rasulullah SAW mencontohkannya? Atau adakah dalil yang menjelaskan perihal ini?

maaf

Kebiasaan ini konon didasari hadits yang berbunyi:

“Ketika Rasullullah sedang berkhutbah pada Shalat Jum’at (dalam bulan Sya’ban), beliau mengatakan Amin sampai tiga kali, dan para sahabat begitu mendengar Rasullullah mengatakan Amin, terkejut dan spontan mereka ikut mengatakan Amin. Tapi para sahabat bingung, kenapa Rasullullah berkata Amin sampai tiga kali. Ketika selesai shalat Jum’at, para sahabat bertanya kepada Rasullullah, kemudian beliau menjelaskan: “ketika aku sedang berkhutbah, datanglah Malaikat Jibril dan berbisik, hai Rasullullah Amin-kan do’a ku ini,” jawab Rasullullah.

Do’a Malaikat Jibril itu adalah:
“Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:

1) Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);
2) Tidak bermaafan terlebih dahulu antara suami istri;
3) Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya”

Namun anehnya, riwayat ini tidak ada di kitab-kitab hadits. Adapun hadits yang serupa dengan ini, terdapat pada kitab Shahih Ibnu Khuzaimah (3/192) juga pada kitab Musnad Imam Ahmad (2/246, 254):

Dari Abu Hurairah RA: Rasulullah SAW naik mimbar lalu bersabda: ‘Amin, Amin, Amin’. Para sahabat bertanya : “Kenapa engkau berkata demikian, wahai Rasulullah?” Kemudian beliau bersabda, “Baru saja Jibril berkata kepadaku: ‘Allah melaknat seorang hamba yang melewati Ramadhan tanpa mendapatkan ampunan’, maka kukatakan, ‘Amin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘Allah melaknat seorang hamba yang mengetahui kedua orang tuanya masih hidup, namun tidak membuatnya masuk Jannah (karena tidak berbakti kepada mereka berdua)’, maka aku berkata: ‘Amin’. Kemudian Jibril berkata lagi. ‘Allah melaknat seorang hambar yang tidak bershalawat ketika disebut namamu’, maka kukatakan, ‘Amin”.” Al A’zhami berkata: “Sanad hadits ini jayyid”.

Hadits ini dishahihkan oleh Al Mundziri di At Targhib Wat Tarhib (2/114, 406, 407, 3/295), juga oleh Adz Dzahabi dalam Al Madzhab (4/1682), dihasankan oleh Al Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid (8/142), juga oleh Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Al Qaulul Badi‘ (212), juga oleh Al Albani di Shahih At Targhib (1679).

Dari sini jelaslah bahwa kedua hadits di atas adalah dua hadits yang berbeda, dan bukan tentang meminta maaf sebelum Ramadhan. Islam memang mengajarkan meminta maaf jika berbuat kesalahan pada orang lain. Namun itu harus dilakukan sesegera mungkin, bukan menunggu momen tertentu apalagi mengkhususkan saat tertentu untuk momentum meminta maaf. Bagaimana dengan kesalah-kesalahan yang tidak sengaja kita perbuat?

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah telah memaafkan ummatku yang berbuat salah karena tidak sengaja, atau karena lupa, atau karena dipaksa.(HR Ibnu Majah, 1675, Al Baihaqi, 7/356, Ibnu Hazm dalam Al Muhalla, 4/4, di shahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah). Allah sebaik-baik Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Pengampun. Wallahu ‘alam bishawab.