0 %

July 2015 / MONTHLY ARCHIVES

HijUp canvas bag

6 Ways to Use HijUp Canvas Bag

Published in Fashion
by Della Lineri

HijUp canvas bag

Canvas bag merupakan pilihan yang pas untuk menemanimu bersantai. Desain ilustrasi yang simple biasanya menjadi ciri khas dari canvas bag. Sesuai dengan namanya, tas ini terbuat dari bahan kanvas yang biasa digunakan untuk melukis. Apa saja kegunaan dari tas multifungsi ini?

  1. Membawa barang belanjaan

Tidak suka membawa kantong plastik? Satukan barang belanjaan kamu ke dalam satu HijUp canvas bag. Kamu pun tak perlu repot menjinjing banyak kantong plastik saat shopping.

  1. Bekal ke kantor

Tas kantor saja terkadang tidak cukup untuk memasukkan bekal makanan ke dalamnya. Dengan HijUp canvas bag, tak ada yang akan tahu kamu membawa bekal. Kamu pun dapat tetap stylish dengan desain HijUp canvas bag yang juga manis.

  1. Membawa novel atau majalah favorit kamu

Bosan di perjalanan dan ingin membawa novel atau majalah untuk menemanimu saat perjalanan? Masukkan novel atau majalah yang akan kamu baca nanti ke dalam HijUp canvas bag, kamu pun tak perlu repot membuka tutup kembali tas bepergianmu. Hati-hati juga, seringkali membuka tutup tas dapat menjadi perhatian bagi yang mempunyai niat jahat.

  1. Membawa baju ganti

Jika sepulang kantor kamu ingin lanjut berolahraga, HijUp canvas bag bisa dijadikan sebagai tempat penyimpanan baju ganti serta running shoes.

  1. Membawa oleh-oleh

Habis bepergian dan menerima banyak titipan oleh-oleh dari kerabat? Kamu bisa pakai HijUp canvas bag untuk menaruh oleh-oleh di dalamnya. Kamu tak perlu lagi membawa kantong ataupun kardus.

  1. Untuk ke kampus dan hangout

Karena desain HijUp canvas bag yang manis, kamu bisa menggunakannya ke kampus untuk membawa segala keperluan kampus. Selain itu, untuk dibawa hangout pun HijUp canvas bag tetap dapat membuat penampilanmu stand out.

Desain eksklusif canvas bag dari HijUp.com tak bisa kamu lewatkan. Produksi yang terbatas membuat canvas bag ini juga tak mudah didapatkan. Namun dalam rangka memperingati ulang tahun HijUp.com yang jatuh pada tanggal 1 Agustus, HijUp.com akan memberikan canvas bag secara gratis bagi semua yang berbelanja di HijUp pada tanggal tersebut, tanpa minimum payment. Jadi, tunggu apalagi?

perbedaan hijab jilbab khimar

Perbedaan Hijab, Jilbab, dan Khimar

Published in Fashion
by Laiqa Magazine

perbedaan hijab jilbab khimar

Sudah menjadi pengetahuan umum kalau menutup aurat merupakan kewajiban bagi tiap wanita muslim. Namun tidak banyak yang tahu kalau ada berbagai macam sebutan untuk penutup aurat tersebut. Yakni hijab, jilbab dan khimar. Lalu apa yang menjadi perbedaan diantara ketiganya?

Hijab berasal dari bahasa Arab yang kata dasarnya adalah hajaban yang berarti penghalang. Di beberapa negara, kata hijab lebih sering merujuk kepada kerudung yang digunakan oleh wanita muslim. Namun jika diartikan secara harfiah menurut keilmuan Islam, hijab lebih merujuk kepada tata cara berpakaian yang pantas sesuai dengan tuntunan agama. Hijab juga bisa berarti suatu pembatas yang menutupi aurat.

3

Lalu selanjutnya ada sebutan jilbab yang juga berasal dari bahasa Arab. Secara harfiah, jilbab adalah busana muslim terusan panjang yang longgar dan menutupi seluruh badan kecuali tangan, kaki dan wajah yang biasanya dikenakan oleh wanita muslim. Penggunaan jenis pakaian ini terkait dengan tuntunan syariat Islam untuk menggunakan pakaian yang menutup aurat. Secara terminologi, kata jilbab bisa berarti selendang atau pakaian lebar yang dipakai oleh wanita muslim untuk menutupi kepala, dada, dan bagian tubuhnya. Sesuai dengan perintah Allah swt di surat Al-Ahzab ayat 59, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Maka tak salah jika terkadang kata hijab yang dimaksud bermakna jilbab, karena setiap jilbab adalah hijab, tetapi tidak semua hijab itu jilbab.

HJP1-mae-9

Kemudian ada pula istilah khimar yang juga berasal dari bahasa Arab, yaitu khumur yang berarti kerudung. Di dalam surat An-Nuur ayat 31 telah dijelaskan, “Hendaklah mereka menutupkan khumur (kerudungnya) ke dadanya”. Khimar menutupi bagian kepala, leher dan menjulur hingga menutupi dada wanita dari belakang maupun depan hingga menutupi tulang selangka. Jika hijab atau jilbab pada umumnya hanya berfungsi sebagai penutup kepala dan umumnya diikat ke leher, namun berbeda dengan khimar. Tujuan dari khimar adalah untuk menutupi segala bentuk lekuk tubuh wanita. Sehingga penggunaannya harus menjulur lurus ke bawah dari kepala hingga ke seluruh dada semuanya tertutupi dengan sempurna. Bahkan ada pula desain khimar yang panjangnya sampai ke bagian lutut.

Begitu meningkatnya kesadaran wanita muslimah akan kewajiban menutup aurat membuat banyak desainer memutuskan untuk mengeluarkan desain khimar dalam koleksi mereka. Beragam bentuk khimar sesuai kreativitas para desainer seakan menjadi angin segar bagi para muslimah yang ingin tampil sesuai syariat Islam namun tidak pula mengenyampingkan estetika kecantikan. Khimar tidak hanya didesain secara monoton tapi ditambahkan ornamen yang membuatnya semakin menarik. Sebut saja Sisesa yang menambahkan renda cantik berwarna putih di ujung khimarnya yang berwarna pastel. Ia juga membuat khimar berbahan sifon dengan dua layer sehingga membuat bentuknya terlihat stylish. Hijab Icon pun hadir dengan khimar dua layer dengan warna yang kontras namun tetap manis.

HJP1-nasywa

Berbeda dengan Sisesa yang menambahkan aksen renda di ujung khimar, maka Mae by Gerai Yusuf justru menambahkannya di pertengahan khimar sehingga memberikan siluet yang berbeda. Tak hanya menggunakan bahan polos, khimar hadir dengan beragam motif. Mae by Gerai Yusuf menggunakan bahan sifon bermotif floral yang terlihat girly. Inovasi dalam desain khimar justru dilakukan oleh Miss Marina. Ia hadir dengan khimar berbentuk hoodie yang disertai dengan cape sehingga memberikan kesan boyish namun tetap cantik.

4

Kesemua desainer muslim ini seakan mengukuhkan anggapan bahwa bukan perkara yang tidak mungkin untuk bisa tampil stylish namun tetap berpegang pada ajaran Islam. Pilih khimar favorit sesuai kebutuhan dan kepribadianmu hanya di Hijup.com.

2006BF6772-01

Shalat Istikharah untuk Meyakinkan Pilihan

Published in Faith
by Laiqa Magazine

Nabi Muhammad SAW mengajarkan agar kita melakukan shalat Istikharah dalam segala persoalan hidup. Istikharah dianjurkan agar kiranya Allah memilihkan apa yang terbaik di antara dua atau lebih alternatif yang sedang dihadapi. Misalnya, memilih antara si A atau si B sebagai pasangan terbaik. Istikharah pada hakikatnya adalah doa agar Allah mempermudah jalan seseorang guna meraih yang terbaik atau menutup jalan terjadinya sesuatu yang buruk. Allah berfirman : ‘Wasta’inu bis shobri was sholah’ (Minta tolonglah kepada Allah dengan sabar dan shalat). Adapun manfaat shalat istikharah antara lain :

1. Menghilangkan keraguan dalam menentukan pilihan
2. Menemukan pilihan terbaik sesuai atas petunjuk-Nya
3. Terhindar dari kesalahan dalam menentukan pilihan
4. Memantapkan hati dalam mengambil keputusan

Waktu yang paling utama dalam mengerjakan shalat Istikharah yakni pada 1/3 malam terakhir  (sekitar pukul 2 dini hari keatas) saat semua orang sedang tidur lelap. Istikharah dilakukan dengan shalat dua rakaat sunnah, dengan bacaan niat yang tidak jauh berbeda dari niat shalat sunnah lainnya: Ushalli sunnatal istikhaarati rak’ataini lillahi ta’aala (Aku niat shalat sunah Istikharah dua raka’at karena Allah Ta’ala). Kemudian dilanjutkan dengan berdoa sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW seperti diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Ahmad, dan lain-lain.

“Ya Allah, aku memohon pilihan-Mu yang terbaik untukku berdasar pengetahuan-Mu, serta memohon kekuatan berdasar kekuatan-Mu dan mengharap juga anugerah-Mu yang agung. Karena Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau Maha Mengetahui sedang aku tidak mengetahui, Engkau Maha Mengetahui semua yang gaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa persoalan ini baik untukku menyangkut agama, dunia, dan kesudahanku, maka wujudkanlah, sedang bila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini buruk untukku menyangkut agama, dunia, dan kesudahanku, maka jauhkanlah dariku dan jauhkan aku darinya, dan takdirlah untukku yang terbaik di mana pun dia berada serta jadikan aku puas dengannya. Tiada kekuatan untuk meraih manfaat, tidak juga untuk menampik mudharat kecuali bersumber dari Allah Yang Maha Agung.”

Doa ini dipanjatkan sambil menyebut atau menghadirkan dalam benak persoalan yang dihadapi.

 

Sumber:

101 Soal Perempuan yang Patut Anda Ketahui oleh M. Quraish Shihab

dan berbagai sumber

 

travel-jerman-laiqamagz

Warna-Warni Kehidupan Muslimah Indonesia di Jerman

Published in Inspiration
by Laiqa Magazine

travel-jerman-laiqamagz

 

Oleh : Nadhira Arini Nur Imammah

 

“Orang pandai dan beradab tidak akan diam di kampung halaman

Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang

Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan

Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.“- Imam Syafi‘i

 

Membaca sepenggal syair nasihat yang dibuat oleh Imam Syafi‘i diatas, mengingatkan saya akan pengalaman luar biasa saya selama dua setengah tahun di negerinya Paman Hitler, Jerman. Betapa senangnya hati saya ketika pertama kali menginjakkan kaki ke negara yang saya sendiri tidak pernah membayangkan akan tinggal di sana dalam jangka waktu yang cukup lama.

Tahun pertama di Jerman, saya habiskan tinggal bersama keluarga asuh di suatu desa terpencil bernama Dunningen yang letaknya kurang lebih satu setengah jam dari Kota Stuttgart. Saya ikut program homestay atau biasa dikenal dengan istilah Au-pair, yaitu tinggal selama satu tahun di sebuah keluarga Jerman. Di sini, saya menjadi kakak bagi tiga adik asuh saya. Kehidupan saya selama satu tahun ditanggung oleh keluarga asuh saya di sana dan saya juga dikursuskan Bahasa Jerman yang letaknya di kota sebelah.

IMG_5357

Sebagian besar para orang tua di Jerman khususnya orang tua asuh saya mewajibkan anak-anaknya untuk main keluar rumah ketika cuaca cerah. Alasannya karena cuaca di Jerman tidak pernah stabil. Terkadang hal ini membuat kesal karena jarang sekali matahari bersinar terang seperti di Indonesia. Akibatnya, anak-anak seringkali terpaksa terkurung di dalam rumah karena cuaca yang tidak mendukung untuk hanya sekedar bermain di halaman rumah. Dalam satu hari saja bisa muncul lima cuaca yang berbeda-beda. Dalam satu hari, matahari yang tiba-tiba terang benderang, beberapa menit kemudian bisa turun hujan. Terkadang diselingi badai besar yang bisa menumbangkan pohon besar, hujan es yang bunyinya menyeramkan di atas atap (bahkan pernah muncul hujan es yang besar esnya sebesar bola tenis), salju yang tiba-tiba datang di musim semi dan cuaca aneh lainnya. Tahun pertama di Jerman, saya kena sial mendapatkan musim dingin terpanjang di Jerman yang turun selama kurang lebih enam bulan. Betapa tersiksanya saya saat itu. Berbulan-bulan saya rindu cuaca hangat Indonesia. Saya harus pasrah menghadapi cuaca minus selama berbulan-bulan yang sukses membuat kulit saya luka-luka sendiri saking keringnya kulit saya. Body lotion yang khusus untuk kulit ekstra kering sekalipun sudah tidak punya efek apa-apa lagi di kulit saya. Ibu saya sampai shock ketika ber-webcam ria bersama saya melalui Skype; kedua tangan anak sulungnya penuh bekas luka akibat siksaan musim dingin yang tidak berkesudahan.

travel-deutschland-jerman

Di tahun berikutnya, yaitu tahun 2013, saya mendapatkan kesempatan untuk memperpanjang satu tahun izin tinggal saya di Jerman melalui program kerja sosial di bagian anak-anak berkebutuhan khusus. Kalau dalam Bahasa Jerman, program ini bernama Frewilliges Soziales Jahr. Saya diterima kerja di Annastift; lembaga sosial besar di Kota Hannover. Pada akhir Februari 2013, saya pindah rumah. Dari desa yang letaknya di bagian selatan Jerman ke kota besar yang letaknya di daerah utaranya Jerman.

U

Hannover menurut saya adalah kota yang sangat nyaman untuk ditinggali oleh orang asing seperti saya. Selain memang kotanya sangat nyaman, penduduknya tidak pernah mendiskriminasi saya yang beragama Islam dan mengenakan kerudung. Jika waktu shalat tiba dan saya tidak sedang di rumah, saya tinggal datang ke masjid terdekat. Di kota ini terdapat cukup banyak masjid. Sering sekali saya melihat di pusat kota Hannover, orang-orang Turki atau Arab yang membagikan Al-Qur’an berbahasa Jerman secara gratis. Mereka dengan senang hati menjelaskan tentang indahnya agama Islam kepada orang lewat yang penasaran bertanya.

Selama dua setengah tahun di Jerman, saya juga sempat merasakan dua kali puasa Ramadhan di Musim Panas. Durasinya tidak tanggung-tanggung, kurang lebih sembilan belas jam. Jadwal waktu shalat di Jerman tidak pernah sama, terlebih pada musim panas. Waktu Subuh sekitar jam tiga pagi sedangkan waktu Maghrib jam setengah sepuluh malam dan Isya sekitar setengah dua belas malam. Bayangkan perut kita yang masih penuh setelah berbuka puasa, namun beberapa jam kemudian sudah masuk waktu sahur lagi.

Pengalaman puasa saya yang kedua itu paling heboh dan tak terlupakan karena saya berpuasa sambil bekerja. Sembilan anak-anak berkebutuhan khusus di tempat saya bekerja, semuanya memiliki cacat fisik, menggunakan kursi roda dan tidak dapat melakukan banyak hal sendirian. Saya bertugas membantu mereka jika mereka membutuhkan pertolongan. Pada waktu itu, salah satu anak ingin sekali jika saya membantunya dari mulai ia bangun tidur, mandi sampai selesai dandan karena hari itu temannya ada yang berkunjung. Hari itu adalah hari yang cukup melelahkan buat saya, karena baru membantu dia mengangkat badannya dari atas tempat tidur menggunakan suatu alat saja, sudah menguras habis tenaga saya yang pada saat itu sedang berpuasa. Maklum, berat badannya di atas seratus kilogram. Saya hampir pingsan ketika sedang merias wajahnya karena terlalu lama berdiri. Alhamdulillah, ia mengerti keadaan saya yang sedang berpuasa dan mempersilakan saya istirahat sampai tenaga saya terkumpul kembali.

Di Jerman, makanan halal sulit sekali dicari. Tapi biasanya toko-toko Turki menjual makanan halal. Dari mulai bumbu-bumbu, daging-daging mentah dan makanan siap saji (seperti kebab dan makanan khas turki lainnya). Walau begitu, saya tetap bertanya barang yang mereka jual halal atau tidak ke restoran yang saya kunjungi; karena tidak semua toko Turki menjual produk halal. Hal yang harus saya perhatikan ketika saya berbelanja adalah selalu memeriksa bahan apa saja yang terdapat di bagian belakang makanan atau minuman yang saya beli. Kalau saya tidak jeli, terkadang makanan tersebut mengandung bahan-bahan yang berasal dari babi dan alkohol. Kalau belum yakin juga, bisa bertanya secara detail mengenai bahan apa saja yang dipakai dalam pembuatan makanan dan minuman tersebut dengan cara mengirim email ke perusahaan pembuatnya. Mereka akan dengan senang hati membalas email dan menjabarkan dengan rinci pertanyaan yang diajukan.

Muslim di Jerman adalah golongan minoritas, karena itulah kami, muslim yang berasal dari Indonesia semakin sadar akan pentingnya kegiatan keagamaan. Selain agar wawasan agama Islam terus bertambah, juga sebagai ajang silaturrahmi. Hampir setiap kota memiliki kelompok pengajian. Di kota tempat saya tinggal, nama pengajiannya Keluarga Muslim Hannover. Kami biasanya mengadakan pengajian sebulan sekali. Jika cuaca cerah saya sering diundang oleh Grup Pengajian untuk barbeque-an di taman. Lumayan, bisa mendapatkan makanan khas Indonesia buatan ibu-ibu Indonesia. Di Berlin juga terdapat Masjid Indonesia yang letaknya masih di dalam kamar apartemen. Kabar terakhir yang saya dengar, komunitas muslim Indonesia yang tinggal di Frankfurt dan Berlin sedang mengumpulkan dana untuk membangun Masjid Indonesia di kedua kota tersebut.

Selama dua setengah tahun di Jerman, saya semakin menyadari nasihat di dalam puisi Imam Syaf’i. Di sana, saya benar-benar merasakan arti perjuangan yang sesungguhnya dan belajar menjadi pribadi yang lebih dewasa lagi. Dengan merantau ke Jerman, saya akhirnya dapat melihat dunia dengan sudut pandang yang berbeda. Terima kasih Ya Allah, pengalaman manis yang Engkau berikan kepada saya akan selalu saya kenang selamanya.

DSC_0348

big_HJP1-5827

4 Inspirasi Outer Bermotif

Published in Fashion
by Della Lineri

Outer kini semakin digemari banyak muslimah dari beragam kalangan. Penambahan outer dalam padu padan busana dengan tepat, dipercaya dapat membuat penampilan menjadi semakin fashionable. Tak hanya untuk kesempatan formal, outer juga bisa dijadikan pilihan untuk busana kasual. Outer hadir dalam berbagai pilihan dan desain motif, mulai dari cardigan, long outer, vest, blazer, dan cape. Bagi kamu penggemar outer, kami akan bagikan tips mix and match busana dengan outer bermotif.

1. Flowery

big_HJP1-6499

Padukan outer motif flowery dengan kaos berwarna polos untuk tampilan yang kasual, seperti saat menghadiri acara reuni atau halal bi halal. Jika kamu menyukai warna netral seperti Taplau Cardi Haru dari Ria Miranda ini. Pilih warna inner senada atau warna netral seperti putih. Untuk tampilan yang lebih formal, kamu juga bisa memadukan Outer Laiqah dari Her by February dengan kemeja polos. Jika tubuhmu cenderung berisi, pilih motif bunga yang kecil.

big_BAD_6735

2. Lace

big_hjp-0585

Outer dengan bahan lace bisa jadi pilihan kamu untuk menghadiri acara pesta. Padu padankan Long Outer Lacey dari A.D.A by Ayu Dyah Andari ini dengan basic dress dengan warna polos atau celana berbahan katun. Untuk tampilan semiformal, kamu juga bisa memadukannya dengan kaos, jeans, dan hijab tanpa motif.

3. Etnik

big_HJP1-3576

Jika ada yang berpendapat motif etnik hanya cocok dikenakan saat acara pesta, tunggu dulu. Vest etnik dari L’Mira Ethnique ini bisa kamu kenakan saat hangout. Cukup padukan dengan kaos lengan panjang dan celana favorit kamu, vest etnik ini pun dapat membuatmu tampil beda.

4. Gingham

big_HJP1-5827

Kamu penggemar motif kotak-kotak atau motif gingham? Pilih pilih dulu motif gingham yang sesuai dengan bentuk tubuhmu. Motif gingham dengan kotak kotak besar ini cukup tricky untuk kamu yang berbadan besar. Tapi tenang saja, cukup padukan Naura Cardi dari Finfin ini dengan crop top polos dan pencil skirt, maka bentuk badanmu akan tersamarkan. Gaya ini cocok dikenakan saat meeting dengan klien. Temukan juga sejarah dan cerita tentang motif gingham di sini.

Semua koleksi outer ini bisa didapatkan di HijUp.com

instagram-OkAgustus

Laiqa Magazine Edisi Agustus 2015

Published in Entertainment
by Laiqa Magazine

Laiqa edisi agustus 2015

Bulan Agustus mengingatkan kita pada kemerdekaan Indonesia setelah ratusan tahun negara ini dijajah. Sejalan dengan semangat dan perayaan kemerdekaan, Laiqa edisi Agustus 2015 hadir dengan ulasan menarik tentang kebebasan berekspresi, budaya, eksplorasi wisata Indonesia, hingga tren fashion yang lekat dengan nuansa ke-Indonesia-an. Semuanya terangkum apik dalam edisi Agustus 2015 ini.

Spesial: Inheritance and Legacy

Menelurusi kekayaan budaya Indonesia memang tidak pernah ada habisnya. Beberapa diantaranya telah diakui sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Simak ulasan 2 dari jutaan kekayaan budaya Indonesia dalam rubrik Spesial.

Cover Story: Dian Pelangi, Amena Khan, dan Dhatu Rembulan

Siapa yang tidak kenal dengan 3 wanita muslimah inspiratif ini? Melahirkan beberapa karya hingga dikenal dengan banyak followers di akun media sosialnya sudah menjadi ciri bagi ketiganya. Simak perbincangan Laiqa bersama Dian Pelangi, Amena Khan, dan Dhatu Rembulan tentang kebebasan berekspresi, hidup di bawah sorotan, hingga haters!

Fashion Knowledge: Pesona Kain Tradisional Nusantara

Kaya akan budaya membuat Indonesia juga kaya akan kain tradisional. Hampir setiap wilayah di Indonesia memiliki kain tradisional tersendiri yang menjadi warisan bagi budaya mereka. Simak pembahasan mengenai motif dan pesona dari kain tradisional yang berhasil Laiqa rangkum dalam rubrik Fashion Knowledge

Lookbook: #HijupMoving4ward

Menghadirkan 4 muslimah inspiratif seperti Fifi Alvianto, Lulu Elhasbu, Thata Al Jundiah, dan Dwi Handayani, Lookbook kali ini menampilkan kebebasan berekspresi dari keempatnya. Simak gaya berbusana khas mereka dari koleksi Hijup.com dalam Lookbook berjudul #HijupMoving4ward.

Traveling: Kawah Ijen

Menapaki tanah Indonesia akan membuat kita tidak henti berdecak kagum akan keindahannya. Ikuti kisah perjalanan Laiqa ke Kawah Ijen dan bersiaplah melihat keindahan kawah ini melalui tulisan dan foto yang dihadirkan.

Personality Quiz: Which Indonesian Designer are You?

Ikuti kuisnya dan temukan siapa inspirasi tepat untuk gaya busanamu!

Masih banyak halaman-halaman seru yang bisa kamu temukan di Laiqa edisi ini. Dapatkan segera di toko buku kesayanganmu, atau beli online di sini. 

iftar buavita 2

Ramadhan Health Guide with Buavita

Published in Entertainment
by Laiqa Magazine

Menjalani puasa selama 30 hari penuh menjadi tantangan tersendiri untuk tubuh kita. Ditambah cuaca panas di Bulan Juni-Juli tahun ini yang cukup terik, tubuh kita menjadi lebih cepat lelah dari biasanya. Untuk itu, tubuh perlu perawatan ekstra agar bisa tetap kuat menjalani ibadah dengan tenang. Panduan untuk tetap bugar selama berpuasa ini menjadi pembahasan menarik di acara Ramadhan Health Guide with Buavita, yaitu acara Buka Puasa bersama Laiqa Magazine, HijUp.com, Indonesia Hijab Bloggers, dan Hijab OOTD Indo yang dipersembahkan oleh Buavita.

Acara yang diselenggarakan pada tanggal 27 Juni 2015 di Cosmo Amaroossa Hotel ini dihadiri oleh Chef Yuda dan Adetya selaku CEO dari TRF Homemade, sebuah pionir katering makanan sehat di Indonesia. Adetya dan Chef Yuda berbincang di panggung dengan tema makanan sehat selama berpuasa. Adetya mengaku selama berpuasa ia tetap mengusung program clean eating. Karena clean eating bukan hanya tren belaka, tetapi harus menjadi gaya hidup. Hal ini bertambah penting saat puasa, karena asupan buah dan sayur akan memberikan nutrisi lengkap sekaligus menjadi asupan mineral untuk tubuh agar terhindar dari dehidrasi.

Chef Yuda menambahkan, sebenarnya buah-buahan pun bisa dikreasikan sedemikian rupa agar tidak bosan dikonsumsi. Kita pun tak memerlukan waktu yang cukup lama untuk mengolah buah-buahan menjadi menu menarik. Dua resep menarik yang dibagikan oleh Chef Yuda sore itu adalah Snow Wise dan Choco Pop. Dengan bahan dasar Buavita Markisa dan Buavita Leci, Chef Yuda langsung melakukan demo Mixology Buavita tersebut di depan para tamu yang hadir.

buavita 3

Menariknya, setelah proses Mixology Buavita tersebut, para tamu ditantang untuk berkreasi sendiri untuk membuat Mixology Buavita dalam sebuah kuis. Karena resep yang dibagikan cukup mudah, para peserta kuis bisa meracik menu kreasi mereka sendiri dengan cepat dan menarik. Chef Yuda langsung menilai siapa yang layak menjadi pemenang, dan memberikan hadiah spesial dari Buavita.

iftar buavita 1

Acara menjadi lebih khusyuk saat ustadz dari Dompet Dhuafa memberikan tausyiah menjelang waktu berbuka. Kemudian setelah waktu Magrib tiba, para tamu menyantap hidangan bersama diiringi oleh lantunan musik dari Mars & Venus. Acara kemudian ditutup oleh foto bersama seluruh tamu undangan dan pengisi acara. Segarnya kebersamaan ini terlihat dari wajah penuh antusias para tamu yang pulang membawa goodie bag spesial dari Laiqa Magazine, HijUp, dan tentunya dari Buavita!

PART5-F

Hijab Tutorial: Sporty Look

Published in Fashion
by Laiqa Magazine

Ingin terlihat tetap stylish saat berolahraga? Gaya hijab ini cocok untuk penampilan jogging kamu di Car Free Day atau sekedar berlari kecil dan bersepeda di taman. Intip langkah-langkah hijab tutorialnya di bawah ini:

1. Gunakan pashmina dengan salah satu bagian yang lebih panjang dibanding satunya.

A

2. Tarik sisi hijab yang lebih panjang ke belakang kepala dan sematkan jarum pentul.

PART5-B

3. Sisi hijab yang lebih panjang ditarik ke atas kepala.

PART5-C

4. Sisi hijab lainnya yang lebih pendek, ditarik sebagian ke samping kepala.

PART5-D

5. Kedua sisi hijab disatukan kemudian disampingkan ke bahu dan disematkan jarum pentul.

PART5-E

6. Selesai.

PART5-F

hukum-menjamak-shalat-saat-bekerja

Hukum Menjamak Shalat Saat Bekerja

Published in Faith
by Laiqa Magazine

hukum-menjamak-shalat-saat-bekerja

Terdapat beberapa kondisi tertentu yang membolehkan muslim untuk menjamak shalat. Dalam hukum Islam, ketentuan ini telah diatur dengan sangat rapi. Kondisi-kondisi tersebut di antara lain yaitu:

  1. Dalam perjalanan panjang dan memenuhi jarak minimal

Pendapat sebagian ulama berbeda dalam menentukan jarak minimal. Ketentuan utamanya yaitu perjalanan tersebut harus perjalanan ke luar dari kota tempat tinggalnya dengan niat sengaja untuk mengadakan perjalanan, dan bukan perjalanan maksiat.

  1. Berada di Arafah dan Muzdalifah saat melaksanakan ibadah Haji.

Bagi kaum muslimin yang sedang melaksanakan ibadah Haji, disyari’atkan untuk menjamak shalat fardu ketika berada di Arafah dan di Muzdalifah. Seperti dalil dalam hadits berikut ini:

Dari Abi Ayyub al-Anshari ra. Bahwa Rasulullah SAW menjama` Maghrib dan Isya` di Muzdalifah pada haji wada`.”

  1. Karena ada sesuatu halangan atau keperluan yang mendesak.

Jika seseorang terjebak dalam kondisi darurat yang tidak memungkinkannya untuk mengerjakan shalat pada waktunya, maka diperbolehkan untuk menjamak shalat. Misalnya, seorang dokter yang sedang melakukan tindakan operasi, terjebak macet di tol.

  1. Sakit

Jika menderita sakit yang tidak memungkinkan untuk bergerak terlalu banyak maka diperbolehkan untuk menjamak shalat.

Bagaimana dengan kesibukan pekerjaan? Bolehkah menjamak shalat yang tertinggal karena pekerjaan?

Mayoritas ulama memandang hal tersebut bukanlah hal yang diizinkan untuk menjamak shalat saat harus bekerja. Hal ini tergantung pada keadaan saat itu. Jika waktu shalat tiba sebelum pekerjaan dimulai. Maka kamu wajib mengerjakan shalat pada awal waktu sebelum beraktivitas. Sedangkan jika waktu shalat baru tiba di tengah kesibukan pekerjaan, jika memungkinkan untuk mengerjakan shalat maka wajib hukumnya .

Namun demikian, ada beberapa kelonggaran yang dikemukakan oleh ulama. Menurut ulama bermadzab Sunni, menjamak shalat itu diperbolehkan, yaitu menjamak shalat Zuhur bersama Ashar atau sebaliknya dan Maghrib bersama Isya atau sebaliknya, asalkan ada uzur yang mendesak. Misalnya, pekerjaan yang menyulitkan jika ditunda, menjaga orang yang sedang sakit keras, dan sebagainya. Selanjutkan ditegaskan bahwa: “Menjamak yang dimaksud tidak boleh dijadikan kebiasaan”, yakni tidak boleh kerap kali dilakukan.

Lebih baik usahakan mengatur waktu dan meyakinkan atasan atau rekan kerja tentang kewajiban shalat yang hanya butuh waktu beberapa menit saja. Jika terpaksa dan kamu tidak dapat memperoleh pekerjaan yang memungkinkanmu shalat pada waktunya, maka jamaklah sesekali, tapi jangan dibiasakan. Allah berfirman:

“Bertakwalah kepada Allah semaksimal kemampuan kalian.” (QS. At-Taghabun: 16)

 

Sumber:

Buku 101 Soal Perempuan yang Patut Anda Ketahui oleh Quraish Shihab,

dan berbagai sumber.

Resep sederhana sup salmon dan nasi jeruk

Resep Sop Salmon dan Nasi Jeruk

Published in Fashion
by Laiqa Magazine

Semakin banyak orang yang menyadari pentingnya gaya hidup sehat. Termasuk memilah makanan yang bernutrisi baik untuk tubuh. TRF Homemade sebagai salah satu pioneer makanan sehat berbagi salah satu resep makanan sehat yang enak dan mudah. Kali ini, TRF Homemade berbagi resep mudah membuat Sop Salmon Pindang yang disajikan dengan nasi jeruk dan sambal matah. Tampak menggiurkan bukan? Mari ikuti langkah demi langkahnya.

Ingridients
1 L sup kaldu ikan
1 batang sereh potong halus
2 daun salam
2 cm lengkuas,parut
4 cabe metah buang bijinya potong halus
6 siung bawang merah
4 siaung bawang putih
1 sdm ketumbar
2 cm kunyit, parut
4 daun jeruk
1 sdm minyak sunflower
garam dan merica putih
150 gram fillet salmon

Direction
1. Haluskan cabe merah, cabe hijau, bawang merah, bawang putih, kunyit, dan jahe.

2. Panaskan minyak dan tumis bumbu yg sudah di haluskan tersebut hingga harum, masukan kaldu, sereh, daun salam,daun jeruk, asam jawa.

3. Biarkan mendidih kurang lebih 30 menit, api sedang, hingga semua bumbu meresap. Tambahkan garam dan merica.

4. Dalam wajan terpisah panaskan minyak masukan salmond fillet pan fry sekitar 3 menit jangan sampai terlalu kering.

5. Dalam mangkuk masukan potongan fillet salmon, setelah itu masukkan sup kaldu.

6. Sajikan dengan nasi jeruk dan sambal matah apel.

tips mengedit foto Instagram ala Puteri Hasanah Karunia

Tips Mengedit Foto Instagram Ala Puteri Hasanah Karunia

Published in Entertainment
by Laiqa Magazine

image2

Di antara banyak hijabers yang aktif di dunia Instagram, galeri Puteri Hasanah Karunia cukup mencuri perhatian. Bukan hanya karena kepandaiannya dalam mix and match busana, warna foto Instagram Putri pun memiliki ciri khas tersendiri. Brand Ambassador HijUp.com ini pun mengaku memang senang mengatur warna dan komposisi fotonya yang kental dengan sentuhan rustic dengan warna dominan cokelat. Seperti apa langkah-langkah Puteri Hasanah Karunia mengedit fotonya? Berikut beberapa tips mengedit foto Instagram dari Puteri Hasanah Karunia.

1. Pilih komposisi foto yang tepat. Usahakan hanya memiliki satu titik fokus, agar tak terlalu ramai.

image3

2. Pilih gambar yang tak terlalu banyak warna. Usahakan foto yang diambil pun didominasi oleh warna netral seperti putih, cokelat, hitam, dan warna warna yang fade.

image1 (2)

3. Masuk aplikasi foto VSCO Cam. Atur cahayanya melalui fitur exposure.

image1 (1)

4. Pilih filter pada VSCO Cam. Puteri sering menggunakan kode “A” untuk foto-fotonya, khususnya kode “A4”

poto pisco

5. Setelah diedit, tak perlu lagi menambahkan filter di Instagram.

image1 (1)

6. Selesai!

tips mengedit foto Instagram ala Puteri Hasanah Karunia

 

Sumber Foto: Instagram @puterihasanahkarunia

Print

6 Bahan Berbahaya dalam Produk Kosmetik

Published in Beauty
by Laiqa Magazine

Print

Kapan terakhir mengecek bahan yang terkandung pada koleksi kosmetikmu? Jangan sampai karena kita kurang teliti dan berhati-hati, produk kecantikan yang seharusnya memperindah kulitmu malah jadi merusak. Mari mengecek kembali kandungan bahan-bahan dalam kosmetikmu. Usahakan untuk menghindari bahan-bahan berbahaya dalam kosmetik seperti berikut ini.

1. Sodium Lauryl Sulphate (SLS) dan Ammonium Lauryl Sulfate (ALS)

Bahan kimia ini biasanya terkandung dalam produk pembersih wajah, shampo, atau pasta gigi. Kandungan SLS dan ALS ini dapat menyegarkan kulit namun juga rentan menyebabkan iritasi pada kulit. Bahkan, bahan-bahan ini juga dapat dengan mudah diserap oleh tubuh sehingga dapat menilmbulkan iritasi pada mata, reaksi alergi, rambut rontok dan ketombe.

2. Propylene Glycol

Propylene Glycol juga banyak ditemukan pada produk kosmetik dan pembersih wajah. Bahan kimia ini terbuat dai gandum dengan campuran gliserin sayuran dan alkohol. Penelitian menunjukkan bahwa bahan ini berbahaya karena dapat menyebabkan kemerahan pada kulit dan dermatitis kontak. Selain itu juga dapat merusak fungsi ginjal dan hati.

3. Methyl, Propyland Butyl, dan Ethyl Paraben

Bahan pengawet Paraben ini biasanya terkandung dalam kosmetik, deodoran dan produk-produk perawatan kulit untuk memperpanjang batas waku kadaluarsa. Efek yang dapat ditimbulkan dari bahan pengawet ini selain timbul kemerahan dan alergi pada kulit, juga dapat menyebabkan kanker payudara.

4. Synthetic Fragrances

Berhati-hatilah pada aroma wangi pada produk kosmetik karena dapat mengandung Synthetic Fragrances. Bahkan jika bahan kimia ini sampai diserap dalam aliran darah melalui kulit, dapat mengakibatkan efek samping berupa sakit kepala, hiper-pigmentasi, batuk, muntah dan iritasi kulit. Synthetic Fragrances ini biasanya terdapat dalam produk perawatan kulit yang dijual dengan harga yang sangat murah.

5. Petrochemicals

Bahan Petrochemicals ini dapat ditemui pada produk kosmetik yang menjanjikan kulit yang menawan. Kandungan ini sangat berbahaya karana dapat menyebabkan masalah pada ginjal, saraf, kerusakan pada otak, dan anemia untuk jangka waktu yang lama.

6. Triethanolamine

Bahan kimia ini biasa digunakan untuk mengatur PH pada produk pembersih.  Kandungan Triethanolamine pada produk kosmetik dan pembersih dapat menimbulkan reaksi alergi dan kekeringan pada rambut dan kulit.