0 %

March 2015 / MONTHLY ARCHIVES

HJP_8766

ETU on Mercedes-Benz Fashion Week Tokyo 2015

Published in Fashion
by Laiqa Magazine

HJP_8766MIF_7692

MIF_7719

MIF_7727

HJP_8751

MIF_7769

MIF_7809

HJP_8892

Fashion is not a competition.

And a Fashion Week is a great way to express the love and the appreciation for every art work.

Selasa, 17 Maret 2015 lalu adalah salah satu moment yang bersejarah bagi Restu Anggraini. First label miliknya; ETU mendapatkan kesempatan untuk tampil di ajang Mercedes Benz Fashion Week Tokyo. Dihadiri oleh berbagai rekan media dari seluruh dunia khususnya media Jepang, ETU memberikan 10 koleksi terbaiknya dari koleksi Femme de la Crème. Terinspirasi dari sosok wanita pekerja sukses di luar sana, Restu atau yang biasa dipanggil Etu, ingin memperlihatkan sisi ketangguhan setiap wanita melalui garis desainnya.

Desain ready to wear nya tak hanya dicintai di Indonesia, koleksi Femme de la Crème ini juga disambut baik oleh para pecinta Fashion di Jepang. Beberapa media Jepang pun berebut ingin mengenal sosok Etu lebih dekat sekaligus mengenal lebih jauh bagaimana perkembangan industri fashion di Indonesia.

“Aku senang sekali bisa tampil di Fashion Week ini. Responnya luar biasa bagus. Aku sampai dihubungi beberapa Fashion Tv dan berbagai media cetak di sana. Kita ngobrol panjang lebar. Pertanyaan mereka pun lucu-lucu. Ada yang penasaran dengan cara aku memakai jilbab hingga penasaran dengan bagaimana ide Femme de la Crème ini muncul” jawab Etu ketika ditanya perasaannya setelah mengikuti gelaran ini.

Beberapa dari mereka pun kaget dengan tampilan warna-warna natural yang dibawakan oleh ETU. ETU memberikan nuansa baru bagi perkembangan baju muslim Indonesia yang sebelumnya lebih dikenal berwarna-warni. Dalam sesi konferensi pers diakhir fashion show, tim Tokyo Fashion Week memuji langsung kerja keras tim ETU yang berhasil mengawinkan esensi baju muslim yang serba longgar dengan market Jepang yang menyukai warna-warna netral. Bahkan styling kerudung yang digunakan dalam koleksi ini pun diakui Etu terinspirasi dari obi yang biasa digunakan di pinggang baju tradisional Jepang.

Kesempatan ini semoga bisa menjadi pembuka bagi industri fashion muslim Indonesia untuk berkembang dan dikenal oleh masyarakat dunia. Karena industri ini sudah sepantasnya dijadikan ajang syiar muslimah, bahwa Islam menyukai kedamaian dan keindahan.

 

After Press Conference & Trunk Show Etu Mercedes Benz Fashion Week Tokyo

ETU For Mercedes-Benz Tokyo Fashion Week Supported by HijUp.com

Published in Fashion
by Laiqa Magazine

After Press Conference & Trunk Show Etu Mercedes Benz Fashion Week Tokyo

ETU by Restu Anggraini Goes to Mercedes-Benz Fashion Week Tokyo 2015

Setelah mengusung tema “Metropolished” di Jakarta Fashion Week untuk koleksi Spring/ Summer 2015, ETU by Restu Anggraini akan menghadirkan fashion show koleksi Autumn/ Winter terbarunya di Mercedes-Benz Fashion Week Tokyo (MBFWT) pada 17 Maret 2015. Melalui program IndonesiaFashion Forward Generasi Ke-3 hasil kerjasama Femina Group dan Kemenparekraf (sekarang Kemenpar), label ETU by Restu Anggraini (bersama desainer Toton Januar) berhasil menembus seleksi dan diundang oleh Japan Fashion Week Foundation untuk menampilkan karyanya di fashion show MBFWT.

Pada koleksi A/W 2015 ini, ETU mengusung tema “Femme de la Crème” yang secara harfiah bermakna  “Wanita Sukses di Puncak Posisi” (meminjam sebuah idiom Perancis “Crème de la Crème” yang  berarti best of the best). Koleksi ini tampil dengan teknik cutting dan paneling (atau penggunaan garment yang berbeda untuk menghasilkan efek siluet tertentu) yang lebih rumit dibandingkan dengan koleksi sebelumnya. Kombinasi warna nude dan putih yang clean & simple, serta geometri yang dihasilkan melalui teknik woven (anyaman) dengan detail yang sangat presisi, akan merefleksikan siluet modest workwear yang menampilkan style seorang wanita yang different in such a way hingga membuat siapapun pemakainya  menjadi “Femme de la Crème”. Koleksi ETU akan terus fokus dan konsisten dalam menampilkan outfits yang menunjukkan sisi ketangguhan seorang wanita yang sukses di kehidupan pribadi dan profesionalnya. ETU A/W 2015 ini bercerita tentang modesty (kesederhanaan; something clean & simple), and perfect  proportion of craftsmanship (ketelitian yang presisi).

 

 

10c

Sayangi Tulangmu, Penuhi Panggilanmu

Published in Fashion
by Laiqa Magazine

10c

Berbicara tentang wanita, kaum hawa mana yang tidak peduli soal penampilan, baik itu dari ujung rambut hingga ujung kaki, serta kulit secara keseluruhan. Terlahir di negara tropis, seperti Indonesia, yang kaya akan sinar matahari, membuat para wanita justru berlomba-lomba mencari tabir surya yang paling oke atau menutupi kulit mereka dengan kain ataupun pakaian sehari-hari baik dalam bentuk jaket, sweater, dsb. Dan kenyataan yang ada saat ini, memang terpapar sinar matahari seolah menjadi hal yang pantang dilakukan oleh para wanita.

Namun, tahukah kamu bahwa sinar matahari sangatlah penting untuk kesehatan tulang. Mari simak penjelasan berikut! Kalsium dan vitamin D adalah 2 nutrisi utama yang penting untuk kesehatan tulang. Kalsium merupakan komponen utama penyusun tulang dan asupan kalsium yang cukup telah terbukti dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.

Namun, asupan kalsium saja tidak cukup. Agar kalsium yang dikonsumsi dapat diserap dan dimanfaatkan di dalam tubuh dengan baik, asupan vitamin D juga perlu diperhatikan. Vitamin D diketahui berfungsi membantu penyerapan kalsium di dalam tubuh. Jika asupan vitamin D tidak mencukupi, kalsium yang dikonsumsi bisa terbuang percuma. Sayang sekali bukan ?!?

Nah, sayangnya 6 dari 10 wanita di Jakarta ternyata kekurangan vitamin D dan bisa jadi kamu salah satunya lho. Sebenarnya, kebutuhan vitamin D dapat dipenuhi dengan bantuan sinar matahari. Sinar matahari dapat mengubah senyawa provitamin D menjadi senyawa vitamin D sehingga dapat dimanfaatkan tubuh.

hilo